Silahkan kirimkan artikel-artikel rohani ataupun kesaksian Anda kepada kami.

Kirimkan pokok-pokok doa Anda dan bersama kami akan medoakan pokok-pokok doa Anda dalam Persekutuan doa syafaat setiap minggu ke-III.
 
Jumat, 20 April 2012 23:7 WIB
MUTIARA IMAN
Jovial Ghozali - pd-emmanuel.com
MUTIARA IMAN
Sabtu, 21 April 2012
St. Anselmus, Uskp & PujGrj; St. Konradus dr Parzham; St. Simon bar Sabbae,
Uskp & Mrt
(By: Ernest Mariyanto)

Mutiara Iman:
"Aku ini, jangan takut!"
[Yohanes 6:20]

BACAAN PERTAMA - Kisah Para Rasul 6:1-7;
Mereka memilih tujuh orang yang penuh Roh Kudus.
1 Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah
sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap
orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan
dalam pelayanan sehari-hari.
2 Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid
berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan
Firman Allah untuk melayani meja.
3 Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang
terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka
untuk tugas itu,
4 dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan
Firman."
5 Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus,
seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor,
Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.
6 Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa
dan meletakkan tangan di atas mereka.
7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin
bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.

MAZMUR TANGGAPAN - Mazmur 33:1-2,4-5,18-19;
Refren: Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami
berharap kepada-Mu.

BACAAN INJIL - Yohanes 6:16-21;
Para murid melihat Yesus berjalan di atas air.
16 Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau,
lalu naik ke perahu
17 dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga
datang mendapatkan mereka,
18 sedang laut bergelora karena angin kencang.
19 Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat
Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka.
20 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"
21 Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu
sampai ke pantai yang mereka tujui.

MEDITATIO:
Ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik
ke perahu, mau menyeberang ke Kapernaum. Tetapi Yesus tidak menyertai
mereka, padahal laut bergelora karena angin bertiup sangat kencang. Wajar
bahwa mereka merasa ketakutan, dan berharap bahwa Yesus menemani mereka. Dan
memang, Yesus kemudian datang menghampiri mereka, tetapi entah karena apa
mereka justru merasa takut. "Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil
jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu.
Maka ketakutanlah mereka." Begitu mereka diyakinkan bahwa yang mereka lihat
itu Yesus, ketakutan mereka hilang, dan seketika itu juga perahu itu sampai
ke pantai yang mereka tuju.

Hidup kita ibarat suatu penyeberangan. Banyak hal bisa terjadi di "laut"
dunia yang kita seberangi: badai, gelora. Hidup kita diombang-ambingkan oleh
gejolak dunia. Tidak jarang kita merasa kecil hati, cemas, gelisah. Dalam
situasi seperti itu, kehadiran dan uluran tangan Tuhan sangat kita butuhkan.
Sesungguhnya, Tuhan tidak pernah menjauh dari kita; hanya kita tidak
menyadarinya. Atau, justru kita yang menjauh dari Tuhan karena kita sedang
terseret badai yang membuat kita menyimpang dari tujuan hidup sebagai orang
beriman. Kita membiarkan diri terbawa arus yang menyesatkan. Penting sekali
kita terus membangun kesadaran bahwa Tuhan menyertai kita. Setiap kali badai
datang, mari kita pegang erat tangan Tuhan.

CONTEMPLATIO:
Duduklah lebih tenang, hening. Pejamkan mata, bayangkan laut luas yang
sedang bergelora dan perhatikan para murid Yesus sedang berjuang keras
mengemudikan perahu yang diombang-ambingkan gelombang. Bayangkan juga, Yesus
tiba-tiba muncul mendekati perahu...dan badai pun reda. Lalu beralihlah ke
"samudra" kehidupan anda...hadirkan badai yang sering menyeret anda
menyimpang dari iman...

ORATIO:
Ya Yesus, tolonglah aku yang sedang diombang-ambingkan gelombang kehidupan.
Semoga dengan pendampingan-MU, perjalananku ke pelabuhan abadi lebih tenang
dan lancar. Amin.

MISSIO:
Aku akan lebih menyadari kehadiran Tuhan dalam perjalananku mengarungi
kehidupan dan melibatkan Dia dalam aneka persoalan yang kuhadapi.
Share on facebook
Kamis
23 November 2017
Artikel Terbaru Artikel Terbaru
Ditulis oleh. Wiltek Ghozali
Tanggal. 25 Apr 2012 21:26:50
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 20 Apr 2012 23:07:07
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 19 Apr 2012 20:55:14
Kesaksian Terbaru Kesaksian Terbaru
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:12:03
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:01:13
Ditulis oleh. Vinsensia
Tanggal. 25 Aug 2009 03:51:31
Ditulis oleh. Dewi
Tanggal. 12 Mar 2009 01:06:04
Pokok Doa Pokok Doa Bulan ini
Pokok doa belum ada.
Untuk menghubungi tim PDKK Emmanuel, silahkan klik di sini.