Silahkan kirimkan artikel-artikel rohani ataupun kesaksian Anda kepada kami.

Kirimkan pokok-pokok doa Anda dan bersama kami akan medoakan pokok-pokok doa Anda dalam Persekutuan doa syafaat setiap minggu ke-III.
 
Kamis, 19 April 2012 20:55 WIB
MUTIARA IMAN
Jovial Ghozali - pd-emmanuel.com
MUTIARA IMAN
Jumat, 20 April 2012
Sta. Agnes Montepulciano; Sta. Oda, Biarawati; St. Teodorus Trichinas, Mrt
(By: Rm. F.X. Sugiyana, Pr.)

Mutiara Iman:
"Di mana kita akan membeli roti sehingga mereka ini dapat makan?"
[Yohanes 6:5]

BACAAN PERTAMA - Kisah Para Rasul 5:34-42;
Para rasul gembira karena mereka dianggap layak menderita penghinaan oleh
karena nama Yesus.
34 Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel,
seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan
meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar.
35 Sesudah itu ia berkata kepada sidang: "Hai orang-orang Israel,
pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap
orang-orang ini!
36 Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang
istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia
dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap.
37 Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas,
seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia
juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.
38 Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap
orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka
berasal dari manusia, tentu akan lenyap,
39 tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan
orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah."
Nasihat itu diterima.
40 Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang
mereka mengajar dalam nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan.
41 Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira,
karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama
Yesus.
42 Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan
di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah
Mesias.

MAZMUR TANGGAPAN - Mazmur 27:1,4,13-14;
Refren: Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, diam di rumah Tuhan seumur
hidupku.

BACAAN INJIL - Yohanes 6:1-15;
Yesus membagi-bagikan roti kepada orang banyak yang duduk di situ, sebanyak
mereka kehendaki.
1 Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau
Tiberias.
2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat
mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit.
3 Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya.
4 Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat.
5 Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak
berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di
manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"
6 Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang
hendak dilakukan-Nya.
7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup
untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."
8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus,
berkata kepada-Nya:
9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan;
tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"
10 Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu
banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki
banyaknya.
11 Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya
kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan
itu, sebanyak yang mereka kehendaki.
12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya:
"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."
13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan
potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.
14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka
berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia."
15 Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia
dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung,
seorang diri.

MEDITATIO:
Di mana kita akan membeli roti sehingga mereka dapat makan? Pertanyaan ini
dilontarkan oleh Yesus ketika Yesus bersama para murid-Nya diikuti oleh
banyak orang. Mereka semua belum makan dan pastinya kelaparan. Pertanyaan
itu mendatangkan aneka tanggapan dari para murid-Nya. Ada yang mengatakan,
"Roti seharga dua ratus dinar tidak cukup untuk mereka". Dengan kata lain,
tidak mungkin kita memberi mereka semua makan. Namun ada yang justru
menunjuk seorang anak yang membawa makanan: lima roti dan dua ikan. Rupanya
ketika orang diminta untuk memperhatikan orang lain, dengan begitu mudah
mereka menghindar dan merasa tidak mempunyai apa-apa; atau lebih menunjuk
orang lain daripada kemampuan dirinya sendiri. Mereka mencari aman dan tidak
mau berkorban. Inilah sifat dari kebanyakan orang. Mereka tidak mau
memikirkan kebutuhan orang lain dan ketika ada yang membutuhkan mereka tidak
berani menawarkan sesuatu bagi mereka.

Yesus ingin kita seperti anak kecil, yang merelakan roti dan ikannya untuk
kepentingan banyak orang. Memberi bukan soal banyak dan sedikit, tetapi soal
ketulusan dan kerelaan diri untuk berbagi. Kita sebenarnya malu, bahwa
seorang anak kecil bisa berbagi, sedangkan yang dewasa dan tua malah
menghindar dan tidak mau berkorban. Yesus tidak ingin kita memiliki sikap
yang berlebihan. Yesus menegaskan bahwa dalam diri kita, ada sesuatu yang
pasti bisa dibagikan untuk kebaikan dan kehidupan banyak orang.

CONTEMPLATIO:
Dalam keheningan, hadirkan dalam bayangan Anda seorang pemulung yang duduk
dalam kelelahan dan kecapekan. Sementara anda sedang jajan di suatu
restoran. Reaksi spontan apa yang ada di dalam diri anda melihat pemulung
itu? Adakah kemauan untuk mengambil makanan dan memberikan kepadanya?

ORATIO:
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk peka dan berani mengulurkan tangan bagi
sesama kami. Amin.

MISSIO:
Aku akan turut meringankan beban orang di sekitarku dengan cara menolong dan
membantu mereka.

Share on facebook
Kamis
23 November 2017
Artikel Terbaru Artikel Terbaru
Ditulis oleh. Wiltek Ghozali
Tanggal. 25 Apr 2012 21:26:50
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 20 Apr 2012 23:07:07
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 19 Apr 2012 20:55:14
Kesaksian Terbaru Kesaksian Terbaru
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:12:03
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:01:13
Ditulis oleh. Vinsensia
Tanggal. 25 Aug 2009 03:51:31
Ditulis oleh. Dewi
Tanggal. 12 Mar 2009 01:06:04
Pokok Doa Pokok Doa Bulan ini
Pokok doa belum ada.
Untuk menghubungi tim PDKK Emmanuel, silahkan klik di sini.