Silahkan kirimkan artikel-artikel rohani ataupun kesaksian Anda kepada kami.

Kirimkan pokok-pokok doa Anda dan bersama kami akan medoakan pokok-pokok doa Anda dalam Persekutuan doa syafaat setiap minggu ke-III.
 
Kamis, 19 Januari 2012 1:20 WIB
"Bilamana roh-roh jahat itu melihat Yesus, mereka jatuh tersungkur di hadapan Yesus dan berteriak, "Engkaulah Anak Allah"" [Markus 3:11]
dewi - pd-emmanuel.com
BACAAN PERTAMA - 1 Samuel 18:6-9;
Saul berikhtiar membunuh Daud
6  Tetapi pada waktu mereka pulang, ketika Daud kembali sesudah mengalahkan
orang Filistin itu, keluarlah orang-orang perempuan dari segala kota Israel
menyongsong raja Saul sambil menyanyi dan menari-nari dengan memukul rebana,
dengan bersukaria dan dengan membunyikan gerincing;
7  dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya:
"Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa."
8  Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan
hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa,
tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja
itupun jatuh kepadanya."
9  Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud.

1 Samuel 19:1-7;
1  Saul mengatakan kepada Yonatan, anaknya, dan kepada semua pegawainya,
bahwa Daud harus dibunuh. Tetapi Yonatan, anak Saul, sangat suka kepada
Daud,
2  sehingga Yonatan memberitahukan kepada Daud: "Ayahku Saul berikhtiar
untuk membunuh engkau; oleh sebab itu, hati-hatilah besok pagi, duduklah di
suatu tempat perlindungan dan bersembunyilah di sana.
3  Aku akan keluar dan berdiri di sisi ayahku di padang tempatmu itu. Maka
aku akan berbicara dengan ayahku perihalmu; aku akan melihat bagaimana
keadaannya, lalu memberitahukannya kepadamu."
4  Lalu Yonatan mengatakan yang baik tentang Daud kepada Saul, ayahnya,
katanya: "Janganlah raja berbuat dosa terhadap Daud, hambanya, sebab ia
tidak berbuat dosa terhadapmu; bukankah apa yang diperbuatnya sangat baik
bagimu!
5  Ia telah mempertaruhkan nyawanya dan telah mengalahkan orang Filistin
itu, dan TUHAN telah memberikan kemenangan yang besar kepada seluruh Israel.
Engkau sudah melihatnya dan bersukacita karenanya. Mengapa engkau hendak
berbuat dosa terhadap darah orang yang tidak bersalah dengan membunuh Daud
tanpa alasan?"
6  Saul mendengarkan perkataan Yonatan dan Saul bersumpah: "Demi TUHAN yang
hidup, ia tidak akan dibunuh."
7  Lalu Yonatan memanggil Daud dan Yonatan memberitahukan kepadanya segala
perkataan itu. Yonatan membawa Daud kepada Saul dan ia bekerja padanya
seperti dahulu.

MAZMUR TANGGAPAN - Mazmur 56:2-3,9-10a;
Refren: Kepada Allah, aku percaya dan tidak takut.

BAIT PENGANTAR INJIL - Markus 3:7-12;
Roh-roh jahat berteriak, "Engkau Anak Allah." Tetapi dengan keras Yesus
melarang memberitahukan siapa Dia.
7  Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak
orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,
8  dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus
dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala
yang dilakukan-Nya.
9  Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena
orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
10  Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit
berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
11  Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di
hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah."
12  Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

MEDITATIO:
Pernah saat test, saya menyontek. Semula tidak ada pikiran untuk menyontek
karena saya sudah belajar. Namun saat test berlangsung, ada satu soal yang
saya agak kesulitan menjawab. Melihat teman-teman banyak yang menyontek,
saya tergoda pula untuk menyontek. Dalam hati terdalam sebenarnya, saya
sudah berniat tidak menyontek, saya ingin nilai yang murni, ingin jujur.
Namun ada pikiran yang muncul, "tidak apa-apa menyontek, kan banyak teman
lain yang melakukannya." Pikiran itu begitu mengganggu sampai akhirnya saya
jatuh dalam godaan itu dan menyontek.

Saya mengakui dalam hidup ini tidak pernah lepas dari godaan setan. Kekuatan
setan itu terus mengganggu dan membujuk untuk melakukan hal yang tidak
semestinya. Orang tahu bahwa korupsi itu jahat, tetapi juga melakukannya.
Orang tahu bahwa terus membenci itu tidak baik, tetapi orang juga tidak mau
mengampuni.

Yesus hari ini mengajari kita untuk tegas terhadap godaan setan. Setan kalau
dibiarkan akan terus menggoda dan tidak pernah berhenti sebelum kita jatuh.
Namun kalau kita kuat, kuat dalam doa, dalam iman dan dalam pilihan sikap,
setan akan berhenti dan mengakui kekuatan kita. Ia tidak lagi menguasai
kita, tetapi kitalah yang mampu menguasai setan dan mengusirnya.

CONTEMPLATIO:
Ambillah waktu untuk hening, entah pagi atau malam hari, entah di kamar atau
di tempat Anda nyaman. Dalam keheningan itu, sadari dan rasakan, pernahkah
Anda mengalami godaan-godaan setan? Sebut dalam batin godaan-godaan itu.
Adakah godaan yang paling besar dan mempengaruhi hidup Anda? Sikap apa yang
biasanya Anda lakukan ketika godaan itu datang? Anda memang rapuh setiap
kali godaan datang? Atau Anda cukup kuat dan tegas bila godaan itu datang?

ORATIO:
Tuhan, kuatkanlah kami dalam setiap godaan, agar kami tidak jatuh melainkan
tetap bertahan seperti Yesus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

MISSIO:
Hari ini aku akan belajar tegas dan kuat terhadap setiap godaan yang datang.
 
Share on facebook
Sabtu
23 September 2017
Artikel Terbaru Artikel Terbaru
Ditulis oleh. Wiltek Ghozali
Tanggal. 25 Apr 2012 21:26:50
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 20 Apr 2012 23:07:07
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 19 Apr 2012 20:55:14
Kesaksian Terbaru Kesaksian Terbaru
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:12:03
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:01:13
Ditulis oleh. Vinsensia
Tanggal. 25 Aug 2009 03:51:31
Ditulis oleh. Dewi
Tanggal. 12 Mar 2009 01:06:04
Pokok Doa Pokok Doa Bulan ini
Pokok doa belum ada.
Untuk menghubungi tim PDKK Emmanuel, silahkan klik di sini.