Silahkan kirimkan artikel-artikel rohani ataupun kesaksian Anda kepada kami.

Kirimkan pokok-pokok doa Anda dan bersama kami akan medoakan pokok-pokok doa Anda dalam Persekutuan doa syafaat setiap minggu ke-III.
 
Rabu, 26 Oktober 2011 2:35 WIB
MUTIARA IMAN
dewi - pd-emmanuel.com
St. Lucianus dan Marcianus; St. Evaristus
(By: Rm. Hermanus Sigit Pawanta, SVD)

Mutiara Iman:
"Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu, sebab aku berkata
kepadamu, banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat"
[Lukas 13:24]

BACAAN PERTAMA - Roma 8:26-30;
26  Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak
tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk
kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
27  Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu
bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
28  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang
terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga
ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya,
supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
30  Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga
dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga
dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga
dimuliakan-Nya.

MAZMUR TANGGAPAN - Mazmur 13:4-6;

BACAAN INJIL - Lukas 13:22-30;
22  Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa
sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
23  Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang
yang diselamatkan?"
24  Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui
pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha
untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
25  Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri
di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami
pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana
kamu datang.
26  Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan
Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.
27  Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang,
enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
28  Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan
melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah,
tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
29  Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan
dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
30  Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang
terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang
terakhir."

MEDITATIO:
Dalam Injil hari ini, Yesus menjelaskan kepada para pengikut-Nya tentang
siapa yang diselamatkan. Yesus tidak menjawab pertanyaan orang tentang
banyak atau sedikit mereka yang diselamatkan namun ia mengatakan bahwa untuk
memperoleh keselamatan, orang harus berjuang melalui pintu yang sempit.
Yesus mengatakan bahwa pintu masuk kepada keselamatan itu sempit, sementara
banyak orang akan berusaha untuk masuk. Untuk mencapai keselamatan perlu
usaha dan perjuangan.

Sabda Yesus ini mengingatkan kepada kita para pengikut-Nya, bahwa
keselamatan Allah tidak datang dengan gratis. Kita perlu berjuang untuk
mendapatkannya. Ada banyak orang yang ingin memperoleh keselamatan itu,
sementara pintu yang menuju kepada keselamatan sangatlah sempit. Karena itu
kita harus berjuang untuk mencapainya. Perjuangan kita adalah melalui
kehidupan nyata kita. Hidup dalam jalan Tuhan, berjuang untuk menanamkan
kebaikan adalah salah satu cara kita untuk mencapai jalan itu. Tugas ini
tidak mudah. Dalam kehidupan sehari-hari, ada begitu banyak cobaan dan
godaan. Namun demikian kalau kita setia dengan olah tapa kita, perjuangan
dan kesetiaan kita pada perintah dan hukum Allah yang tidak selalu mudah,
kita akan dapat mencapai karunia keselamatan itu.

CONTEMPLATIO:
Sadarilah betapa Tuhan telah memberikan kepada Anda karunia dan kesempatan
untuk memperoleh keselamatan itu. Namun demikian sadarilah pula betapa jalan
menuju keselamatan itu bukanlah jalan yang rata. Jalan itu terjal dan penuh
dengan lekuk liku. Kita sering merasa berat untuk menapakinya karena
kelemahan-kelemahan kita.

ORATIO:
Tuhan, berilah aku kehendak yang kuat untuk senantiasa berjuang menggapai
karunia keselamatan itu. Amin.

MISSIO:
Hari ini aku akan matiraga untuk menyilih dosa dan kesalahanku.
Share on facebook
Kamis
23 November 2017
Artikel Terbaru Artikel Terbaru
Ditulis oleh. Wiltek Ghozali
Tanggal. 25 Apr 2012 21:26:50
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 20 Apr 2012 23:07:07
Ditulis oleh. Jovial Ghozali
Tanggal. 19 Apr 2012 20:55:14
Kesaksian Terbaru Kesaksian Terbaru
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:12:03
Ditulis oleh. v@l3n_t1n@
Tanggal. 13 Dec 2009 22:01:13
Ditulis oleh. Vinsensia
Tanggal. 25 Aug 2009 03:51:31
Ditulis oleh. Dewi
Tanggal. 12 Mar 2009 01:06:04
Pokok Doa Pokok Doa Bulan ini
Pokok doa belum ada.
Untuk menghubungi tim PDKK Emmanuel, silahkan klik di sini.